Senin, 02 April 2012

SBY: Insiden Teluk Bintan akan Diusut Tuntas

Jakarta, Cinematograp – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan perlunya tindakan cepat dalam penyelesaian insiden di Teluk Bintan. SBY juga meminta agar insiden tersebut diusut secara tuntas. Dan meminta agar ketiga anggota Kementrian Kelautan dan Perikanan yang ditahan pemerintah Malaysia segera dipulangkan dalam keadaan selamat. Langkah cepat penyelesaian insiden Teluk Bintan ini dianggap mampu untuk meredam potensi terjadinya konflik yang lebih lanjut antara Indonesia dan Malaysia. Sehari setelah mendengar kabar insiden Teluk Bintan SBY langsung menginstruksikan Menko Polhukam dan Menteri Luar Negeri untuk bergerak cepat melakukan beberapa langkah taktis penyelesaian konflik tersebut. Dalam pidatonya di Mabes TNI Cilangkap kemarin (14/8) SBY menyampaikan, “Kementerian Luar Negeri telah memanggil Duta Besar Malaysia di Jakarta untuk menyampaikan nota protes”. Komunikasi secara intensif pun telah dilakukan dengan Menteri Luar Negeri Malaysia. Sehingga akhirnya ketiga anggota Kementrian Kelautan dan Perikanan kini telah dipulangkan ke tanah air. Dalam pengusutan lebih lanjut, Pemerintah Indonesia menerima informasi tentang perlakuan yang tidak patut yang dialami oleh ketiga anggota KKP. Diperoleh informasi bahwa Pemerintah Malaysia saat ini sedang melakukan investigasi atas masalah perlakukan terhadap tiga petugas KKP tersebut. Dalam penyelesaian masalah ini diperlukan langkah-langkah diplomasi agar tidak terjadi salah persepsi. “Terhadap insiden ini, kita semua sangat prihatin, dan saya ingin agar masalah ini segera di selesaikan secara tuntas, dengan mengutamakan langkah-langkah diplomasi”, tambahSBY. Menurutnya ada beberapa langkah diplomasi yang harus diambil oleh kedua negara. SBY berpendapat, “solusi yang paling tepat untuk mencegah dan mengatasi insiden-insiden serupa adalah, dengan cara segera menuntaskan perundingan batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia”. Perundingan ini nantinya akan menyangklut batas wilayah kedua negara baik darat dan wilayah maritime. Selain itu bentuk-bentuk kordinasi dan kerjasama antar kedua belah pihak, dengan semangat untuk tetap memelihara hubungan baik kedua bangsa juga diperlukan SBY mengharapkan adanya hasil nyata dalam perundingan penyelesaian konflik Teluk Bintan. Konflik RI-Malaysia bukan pertama kali ini saja terjadi. Namun dirinya meminta seluruh rakyat Indonesia untuk menahan diri. “Saya mengajak untuk menjauhi tindakan-tindakan yang berlebihan, seperti aksi-aksi kekerasan, karena hanya akan menambah masalah yang ada”, himbau SBY pada masyarakat Indonesia.(far)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar